SISTEM TRANSMISI DATA


Transmisi Adalah pergerakan informasi melalui sebuah media telekomunikasi. Transmisi memperhatikan pembuatan saluran yang dipakai untuk mengirim informasi, serta memastikan bahwa informasi sampai secara akurat dan dapat diandalkan.

Transmisi Analog

  • Sinyal analog ditransmisikan tanpa memperhatikan isinya
  • Data dapat berupa data analog atau digital
  • Terdapat redaman yang berbanding lurus dengan jarak
  • Menggunakan amplifiers untuk memperkuat sinyal à noise/derau juga ikut dikuatkan

Transmisi Digital

  • Memperhatikan isi data
  • Integritas terancam oleh noise/derau, redaman dan lainnya
  • Menggunakan pengulang / repeaters
  • Repeater menerima sinyal, mengekstrak pola bit,dan kemudian ditransmisikan kembali
  • Dengan demikian, redaman dapat diatasi namun noise/derau tidak dikuatkan.

Perbandingan Transmisi Analog dan Digital Analog

  1. Rentan terhadap Noise
  2. Signal yang diterima diproses dengan diulang dan diamplifikasi.
  3. Mudah terjadi crosstalk
  4. Bentuk sinyal kontinyu.
  5. Kualitas signal diukur dalam satuan S/N (Signal To Noise Ratio)

Digital

  1. Tahan terhadap Noise
  2. Proses regenerasi dilakukan bagi signal yang diterima.
  3. Bebas cross talk
  4. Bentuk signal diskrit (discrete)
  5. Kualitas signal diukur dalam BER (Bit Error Rate)

Keuntungan Transmisi Digital

  • Teknologi digital, murah (LSI, VLSI)
  • Data integrity
  •  Jarak lebih panjang melalui saluran kualitas rendah
  • Capacity utilization
  • Ekonomis untuk link dengan bandwidth tinggi
  • Multiplexing untuk derajat yang tinggi lebih mudah  pada teknologi digital
  • Security & privacy
  •  Encryption
  • Integration
  •  Perlakuan sama untuk data analog maupun digital

GANGGUAN DALAM TRANSMISI

  • Sinyal yang diterima dapat berbeda dari sinyal yang dikirim
  • Pada sistem transmisi analog terjadi degradasi/penurunan kualitas sinyal
  • Pada sistem transmisi digital terjadi kesalahan bit (bit errors)
  • Hal-hal tersebut disebabkan oleh

–  Redaman atau distorsi redaman

  1. Redaman (Attenuation) adalah fungsi yang meningkat dari frekuensi
  2. Kekuatan sinyal menurun sejalan dengan jarak dan tergantung dengan media transmisi yang digunakan
  3. Kekuatan sinyal yang diterima harus mencukupi untuk dideteksi dan harus cukup tinggi dari derau untuk dapat diterima tanpa kesalahan

–  Distorsi delay

Terjadi hanya di media transmisi terbimbing (guided media) misalnya kabel tembaga. Kecepatan propagasi bervariasi dengan frekuensi

–    Derau (Noise)

Derau (Noise) adalah merupakan sinyal tambahan (yang tidak diinginkan) yang disisipkan antara perangkat pengirim dan penerima.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s